Tips Mensosialisasikan Kucing (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya, “Tips Mensosialisasikan Kucing (1)“.

Bermain dengan Kucing

Naturalnya kucing adalah predator, dan secara naluriah perlu untuk berburu dan membunuh. Pelajari jenis mainan favorit kucing Anda, dan jadwal waktu bermainnya. Hal ini dapat mengurangi perilaku predator salah sasaran (serangan ke pergelangan kaki, tangan, dll).

Seperti dengan sesi menyentuh, Anda tidak harus memperkuat perilaku buruk. Jika dia menyerang Anda saat bermain, katakan padanya ” jangan! ” dan mengakhiri waktu bermain tersebut.

Perkenalkan Kucing Anda dengan Orang Asing

Pastikan bahwa kucing memiliki kepercayaan diri sebelum Anda memperkenalkan dirinya kepada orang asing. Sebelum Anda membiarkan orang lain menangani kucing Anda, pastikan mereka tahu untuk menjaga suara mereka rendah dan tenang, setidaknya sampai kucing nyaman dengan mereka.

Biarkan kucing Anda datang kepada mereka, dan jangan memaksa interaksi. Mungkin butuh beberapa waktu sebelum kucing Anda nyaman dengan orang-orang yang mereka tidak tahu.

Jika Kucing Anda Tidak Mau Bersosialisasi, Bersabarlah

Sosialisasi memang membutuhkan waktu lebih lama pada beberapa kucing. Beberapa dapat disosialisasikan 95 % berjalan baik, tapi masih dapat menyerang dengan cakaran dan goresan dari waktu ke waktu.

Jadilah orang yang mudah memahami dan sabar seperti sedang “menghormati harimau” dalam kucing tersebut. Terus memperkuat perilaku yang baik dan mencegah perilaku yang tidak diinginkan. Kadang-kadang butuh waktu bertahun-tahun untuk sepenuhnya menyelesaikan proses tersebut.

Ingat, setiap kucing berbeda dan kesabaran kunci utama. Jika ada indikasi perlawanan atau jika kucing Anda marah, biarkan situasi tenang terlebih dahulu dan coba lagi nanti.

Sumber: Catster, The Nest, Animal Bank

Related Posts

Add Comment