Tips Mensosialisasikan Kucing (1)

Kucing yang belum disosialisasikan dengan baik bisa menjadi memiliki kecurigaan dan takut terhadap orang dan binatang lain di sekitarnya. Mereka mungkin meredam ketakutan ini dengan menggigit dan mencakar.

Mulailah perlahan-lahan. Dengan membuat kucing nyaman, seperti yang kita ketahui, ia sangat suka dibelai, seperti membelai diatas kepalanya. Ketika Anda menyentuhnya, berbicaralah dengan lembut dan tenang, dan juga bersuara rendah. Jika dia menjadi gelisah, akhiri sesi dan tinggalkan ia sendirian.

Jika kucing Anda bermain kasar selama sesi tersebut, katakan padanya “jangan” dan sembari menurunkannya .

Setelah sesi “menyentuh”, beri ia makanan. Terus melakukan hal ini beberapa kali sehari, memperpanjang waktu sesi agar kucing Anda tumbuh nyaman dengan Anda.

Perluas sesi untuk memasukkan penanganan pada kaki dan jari kaki kucing, termasuk kukunya. Membuka mulutnya, dan menjalankan jari Anda di gusi. Bersihkan telinganya. Latihan-latihan ini akan membantu menaklukkan “Kucing pemalu”, beri hadiah/makanan ketika ia sedang diperiksa oleh dokter hewan, karena giginya disikat, atau kuku cakarnya dipotong.

Berteriak pada kucing atau menyakitinya hanya akan meningkatkan rasa takut dan ketidakpercayaannya. Selalu mendekati dan menanganinya dengan tenang, dan berbicara dengan suara menenangkan rendah.

Bermain dengan Kucing

Naturalnya kucing adalah predator, dan secara naluriah perlu untuk berburu dan membunuh. Pelajari jenis mainan favorit kucing Anda, dan jadwal waktu bermainnya. Hal ini dapat mengurangi perilaku predator salah sasaran (serangan ke pergelangan kaki, tangan, dll).

Baca tips selanjutnya di “Tips Mensosialisasikan Kucing (2)“.

Kata kunci pencarian:

Related Posts

Add Comment