Tips Mengatasi Gigitan Ular Berbisa (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari “Tips Mengatasi Gigitan Ular Berbisa (1)

4. Jika Anda sedang menunggu bantuan datang, berbaringlah dengan telentang dan mengambil napas dalam untuk menenangkan diri. Jangan menggerakkan tubuh Anda lebih dari yang diperlukan, Anda harus berbaring diam, untuk mencegah jantung Anda bedetak terlalu cepat.

  • Jika Anda sedang diangkut ke rumah sakit, masuk ke dalam mobil dengan hati-hati dan tetap diam dan tenang. Berbaringlah di kursi atau di tempat yang bisa memungkinkan Anda untuk berbaring.

5. Lepaskan pakaian, perhiasan, dan barang-barang lainnya yang berdekatan dengan gigitan. Gigitan dari ular berbisa bisa menyebabkan pembengkakan yang cepat dan parah.

6. Tutup gigitan dan biarkan. Jika Anda memiliki perban steril yang tersedia, tempatkan di atas gigitan. Setelah itu, biarkan paramedis untuk mengobati lebih lanjut. Ada banyak mitos tentang apa yang harus dilakukan dalam kasus gigitan ular berbisa, hampir semuanya hanya membuat masalah menjadi lebih buruk.

  • Jangan mencoba untuk menghisap racun keluar.
  • Jangan memotong kulit di sekitar luka.
  • Jangan gunakan es.

7. Mendapatkan anti-racun. Ular memiliki berbagai jenis racun, beberapa racun mempengaruhi darah, sementara yang lainnya mempengaruhi sistem saraf. Dapatkan dosis anti-racun yang tepat dari dari paramedis.

8. Jika Anda berada di tempat dimana tidak ada harapan paramedis segera ke sana, yang terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mendapatkan diri Anda senyaman mungkin dan menunggu racun untuk meninggalkan sistem dalam tubuh Anda. Dalam kebanyakan kasus, ular tidak menyuntikkan cukup racun untuk gigitannya, yang paling penting, tetap tenang. Takut akan ular dan kecemasan karena digigit ular, sering menyebabkan korban jiwa, karena jantung berdebar-debar membuat penyebaran racun lebih cepat.

Kata kunci pencarian:

Related Posts

2 Comments

Add Comment