Tips Memelihara Jangkrik

Jangkrik merupakan penyanyi atau paduan suara alam yang bagi sebagian orang dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang. Jangkrik yang jantan menghasilkan suara yang unik. Jika Anda menikmati suara yang dihasilkan jangkrik di malam hari, Anda bisa pertimbangkan untuk memeliharanya sebagai binatang peliharaan.

Memelihara jangkrik cukup mudah, hanya butuh sedikit ruang, dan ia pun dapat memberikan kicauan yang tak terhingga, yang dapat membantu Anda menjadi lebih rileks dan tertidur. Berikut beberapa tips memelihara jangkrik agar tetap menghasilkan “nada” yang indah.

1. Membuat atau membeli kandang jangkrik. Disarankan untuk menggunakan akuarium kecil. Tuangkan pasir dengan beberapa batu dan ranting di akuarium tersebut.

2. Menyediakan air di dalam akuarium. Anda bisa menggunakan spons sebagai medianya, basahi spons dan tempatkan di dalam akuarium. Ini akan memberikan kelembaban untuk jangkrik dan sebagai tempat minum. Jika Anda menempatkan air di piring atau mangkuk, jangkrik bisa akan tenggelam. Bersihkan spons dan ulangi membasahinya.

Jika Anda memiliki jangkrik betina, dia mungkin akan bertelur di spons. Anda bisa menggunakan kelereng untuk ditempatkan di dasar tempat air/mangkuk kecil, untuk mencegah jangkrik tenggelam.

Anda juga dapat menempatkan sayuran hijau di akuarium dan semprot sayuran dengan air. Jangkrik akan memperoleh air dari daun, dan ia juga akan memakannya, sehingga Anda perlu untuk mengganti sayuran hijau secara teratur.

3. Menyediakan makanan di dalam akuarium. Jangkrik tidak pilih-pilih dan akan memakan buah atau sayuran apa saja. Makanan lainnya seperti gandum dan potongan roti, merupakan pilihan makanan yang baik untuk serangga Anda.

4. Tempatkan jangkrik di akuarium dan tutup bagian atasnya. Jangan lupa untuk memberikan lubang udara.

5. Bersihkan akuarium setidaknya sekali seminggu, untuk membersihkan makanan lama dan kotoran, sehingga membuat jangkrik anda merasa nyaman dan menghasilkan “nada indah”.

Kata kunci pencarian:

Related Posts

Add Comment