Mitos Memelihara Kura-kura

Mitologi Kehidupan Kura-kura – Diberbagai Negara, kura-kura dipercaya sebagai lambang kepercayaan yang tidak lepas dari unsur mistik didalamnya. Salah satu hal yang menjadi faktor pendukung adalah usia kura-kura yang dapat mencapi ratusan tahun. Seperti yang kita ketahui, kura-kura memiliki tempurung  pelindung yang bagi sebagian orang dipercaya memeberikan perlindungan dan kesejahteraan serta penunjang surga. Di dunia ini tidak sedikit budaya yang percaya akan hal ini.

Mitos Memelihara Kura-kura

Berikut ini team binatang.net akan mengulas beberapa tradisi di dunia yang masih menganut aliran mitologi ini:

1.      Suku Asli Benua Amerika
Beberapa suku asli benua Amerika percaya bahwa kura-kura membawa dunia di atas tempurungnya. Nenek kura-kura tua yang menyangga bumi di tempurungnya disebut Maha Roh Cheyenne. Mereka percaya bahwa gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh nenek kura-kura tua merasa kelelahan menyangga bumi ditempurungnya dan melakukan perenggangan tubuh.

2.      Bangsa Mesopotamia
Dalam sejarah kuno, bangsa Mesoporamia mempercayai kura-kura sebagai lambang dari salah satu dewa mereka yaitu Ea. Selain itu, dalam mitologi suku Yoruba di Afrika yang dikenal dengan Ijapa, mempercayai bahwa kura-kura darat adalah penyihir yang terdapat dalam dongen turun temurun.

3.      Mitologi Hindu
Dunia ditopang oleh empat ekor gajah yang berdiri diatas tempurung kura-kura. Dalam legenda Hindu, kura-kura datar yang memanggul dunia dan menjaga keseimbangan bumi beserta lautan disebut Akupara. Selain itu. Ada salah satu avatar Vishnu yang terkenal sebagai Kurman merupakan kura-kura raksasa yang memiliki sebuah kuil, Sri Kurman Temple di Andhra Pradesh, India.

4.      China
Di China kura-kura dikenal sebagai salah satu hewan terkemuka yang mewakili unsur air dan melambangkan utara. Kura-kura darat ini menyimbolkan kekuatan, umur panjang dan keabadian. Selain itu, kura-kura darat juga merupakan binatang yang menjadi symbol pada komas bangsa China.
Pada proses pemakaman, kura-kura dijadikan symbol sebuah bentuk makam yang disebut “kuburan kura-kura dan bentuknya juga seperti bentuk tempurung kura-kura. Pada masa dinasti Sui (581-618 CE) dan masa dinasti Ming (1368-1644 CE), terdapat pahatan patung kura-kura diatas sebuah penghargaan. Patung ini digunakan untuk mengenang jasa-jasa pejabat berpangkat tinggi. Selain itu, patung kura-kura yang paling besar digunakan untuk mengenang jasa para kaisar.
Dalam mitologi China lainnya, setelah Gong Gong menghancurkan gunung-gunung, Dewi Nu Gua memotong kaki-kaki penyu untuk menggantikan gunung sebagai penopang langit. Dan tempurung kura-kura yang datar di bagian bawah dan membulat di bagian atas melambangkan pemikiran tentang bumi yang datar dan langit yang membulat.

5.      Edo di Jepang
Pada periode ini, perlambangan seekor kura-kura sebagai Minogame yang menyimbolkan keabadian dan kebahagiaan. Dalam legenda Urashima Taro, kura-kura juga berperan penting.

6.      Feng Shui
Dalam mitologi Feng Shui, terdapat kura-kura darat hitam yang dikenal sebagai  bagian belakang rumah. Selain itu sebagai menentukan rumah, kehidupan keluarga dan hubungan social. Seekor kura-kura darat di pintu belakang rumah atau dipekarangan belakang rumah dipercaya banyak memberi berkah dan keberuntungan.

7.      Daoist
Dalam mitologi Daoist, kura-kura melambangkan segitiga Bumi-Manusia-Surga. Selain itu pada representasi artistik, terdapat 3 kura-kura berdiri yang menopang satu sama lain melambangkan seorang ibu dan anak-anaknya atau kehidupan dan kesuburan.

8.      Masyarakat Pulau Admiralty
Dalam dongengnya diceritakan bahwa manusia terlahir dari telur yang diteteskan oleh kura-kura dunia dan tidak sedikit pula suku-suku Polynesia yang mempercayai kisah tersebut.

9.      Pedesaan Taiwan
Masyarakat dipedesaan Taiwan mempercayai bahwa membuat kue pesta berbentuk kur-kura untuk acara festival dapat memperoleh kemakmuran, keharmonisan dan keamanan untuk tahun mendatang.
Demikian banyak masyarakat yang mempercayai bahwa kura-kura dapat memberikan keberuntungan tersendiri dalam kehidupan di dunia. Kura-kura adalah makhluk yang sangat dicintai di seluruh dunia. Bahkan hingga sekarang masih banyak masyarakat yang memelihara kura-kura untuk mendapatkan keberuntungan tersebut. Percaya atau tidak percaya akan hal ini mutlak hak kita masing-masing sebagai manusia. Benar atau tidaknya hanya diri kita sendiri yang dapat memilih dan menentukan.
Yang terpenting bahwa kura-kura adalah makhluk hidup yang mestinya harus kita jaga kelestariannya.

Demikianlah informasi mengenai mitologi memelihara kura-kura dari team binatang.net. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.

3 Hewan Lucu yang Mirip Dengan TikusBinatang.net

Kata kunci pencarian:

Related Posts