Mengenal Burung Unta, Burung Terbesar di Dunia (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya, “Mengenal Burung Unta, Burung Terbesar di Dunia (1)“.

Burung Unta BertelurSelama musim kawin (Maret-September), Jantan yang dominan melakukan tarian ritual pacaran dengan menggoyangkan sayapnya dan bulu ekornya. Jika sang betina utama terkesan, keduanya akan kawin. Kemudian jantan dominan akan menggali sebuah lubang dangkal di tanah untuk membuat sarang. Sang betina akan meletakkan sekitar 7-10 telur di tengah sarang/lubang.

Kedua burung unta jantan dan betina bergantian mengerami telur. Setiap telur berukuran 15 cm panjang dan berat 1,5 kg. Telur burung unta merupakan telur terbesar di dunia.

Anak Burung UntaJika telur disimpan aman dari hyena, serigala, dan predator lain, mereka dapat menetas setelah sekitar 6 minggu. Para anak burung unta dilahirkan akan tumbuh 30 cm setiap bulan, pada enam bulan, burung unta muda tumbuh hampir setinggi orang tua mereka.

Walaupun dapat berlari secepat 55 km/jam, mereka masih cukup rentan terhadap predator seperti cheetah, singa, macan tutul, anjing buru, dan hyena. Ketika dihadapkan dengan ancaman, burung unta dewasa akan mencoba untuk mengalihkan perhatian predator atau memancing mereka pergi.

Anak burung unta dilahirkan dengan warna coklat keabu-abuan. Bulu coklat mereka tumbuh setelah 4 bulan. Kemudian sekitar 3-4 tahun, burung unta mencapai kematangan seksual . Pria mengembangkan bulu hitam dan putih mencolok sementara perempuan terus memiliki bulu coklat. Di alam liar, burung unta hidup sekitar 40 tahun.

Status konservasi

Pada abad ke-18, burung unta yang hampir punah karena banyaknya perburuan bulu mereka, bulunya sangat modis untuk bahan pakaian wanita. Tetapi pada pertengahan abad ke-19, orang-orang mulai berternak burung unta. Hal ini memungkinkan peternak hanya memetik bulu dari burung peliharaan mereka tanpa harus membunuh mereka.

Hari ini, burung unta diklasifikasikan sebagai spesies paling diperhatikan oleh IUCN Red List. Mereka memiliki berbagai jenis, tetapi jumlah mereka menurun. Mereka terancam oleh hilangnya habitat karena pembangunan dan pertanian. Mereka juga masih diburu untuk bulu mereka, kulit, daging, telur, dan lemak mereka.

Jika Anda ingin membantu burung unta, Anda dapat mempromosikan pariwisata satwa liar di Afrika. Hal ini mendorong konservasi lahan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Penyebaran Burung Unta

Penyebaran Burung Unta

Burung unta hidup di savana, gurun, dan hutan terbuka di Afrika tengah dan selatan.

 

Sumber: Live Science, Animal Fact Guide

Kata kunci pencarian:

Related Posts

No Responses

Add Comment