Memahami Bahasa Ekor Kucing

Ekor kucing adalah bagian penting dari bahasa tubuh kucing, dan interpretasi yang tepat dapat membantu Anda memahami suasana hatinya, membuat Anda aman dari cedera dari serangan kucing Anda.

Ekor kucing merupakan bagian penting untuk memahami apa yang dirasakan dan diinginkan kucing Anda, rasa kasih sayang, agresi, ketakutan dan kebahagiaan. Salah satu gerakan ekor yang paling sering adalah saat ingin melakukan serangan, kadang disebut juga dengan ekor pedang. Apakah itu saat kucing mengintai ular, ia akan mengibaskan ekornya untuk meminta mangsanya untuk bergerak, yang memungkinkan kucing untuk membidik mangsanya.

Anda juga tidak ingin main-main dengan kucing Anda ketika ekornya berada dalam posisi agresi defensif. Dalam orientasi ini, ekor diturunkan, tapi ujungnya melengkung ke atas. Hal ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang menarik perhatiannya, dan dia sangat gugup, defensif, dan tidak yakin dengan sekelilingnya. Jika Anda mencoba untuk mengganggunya, dia mungkin menyerang Anda.

Kucing yang sedang bahagia akan menegakkan ekornya tinggi, jika dia menyambut Anda di pintu dengan ekornya bergetar, dia berarti senang melihat Anda. Itulah momen untuk Anda memberikannya kasih sayang.

Jika Anda membawa kucing baru ke rumah Anda, membaca “bahasa ekor” nya dapat membantu Anda memulai persahabatan dengannya. Ekor adalah bahasa yang sempurna dalam menjelaskan ekspresi kucing. Kucing bahkan menggunakan ekor mereka saat tidur. Membolak-balikkan ekornya saat Anda tertidur, mungkin saja ia sedang bermimpi.

Sumber: Cats Meow Blog, Catster

Kata kunci pencarian:

Related Posts

Add Comment