Informasi tentang Kucing Abyssinia

Kucing Abyssinia dianggap sebagai salah satu kucing ras tertua di dunia, meskipun ini telah menjadi subyek perdebatan. Sejak orang-orang hobi menunjukkan (show) kucing yang dimulai pada akhir 1800, abyssinia menjadi salah satu ras kucing berbulu pendek yang paling populer di Eropa dan Amerika Utara.

Menurut cerita yang berkembang, dahulu tentara Inggris yang kembali dari Abyssinia (sekarang disebut Ethiopia) membawa kucing Abyssinia di tahun 1800-an. Patung kucing Abyssinia dapat ditemukan di Leiden Museum Belanda. Kucing Abyssinia pertama kali ditulis pada tahun 1872.

Kucing Abyssinia memiliki tubuh yang panjang dan ramping. Kepala mereka kecil, meskipun telinga sedikit besar. Abyssinia adalah kucing yang sangat indah memiliki warna yang beragam. Kucing ini berukuran sedang, memiliki tubuh yang lentur, sangat anggun dalam penampilan, mereka juga keras dan berotot, yang mana menunjukkan bahwa ia adalah kucing yang aktif.

Ada empat warna resmi dari kucing Abyssina yang diakui oleh CFA, yaitu kemerahan, emas mengkilap, krim, dan kebiruan. Semua Abyssinia cenderung memiliki moncong dan leher berwarna putih. Mata Abyssinia bisa berwarna kuning, hijau, tapi warna yang paling umum adalah emas.

Kucing Abyssinia merupakan kucing yang aktif, kucing yang sangat cerdas, mereka juga memiliki ikatan yang kuat dengan pemiliknya. Mereka dapat dilatih untuk melakukan trik sederhana dan sering berakhir di iklan atau di televisi. Mereka ramah dengan hewan lain maupun anak-anak. Mereka tidak vokal seperti beberapa keturunan lain, seperti kucing siam.

Kata kunci pencarian:

Related Posts

Add Comment