Fakta tentang Singa (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel “Fakta tentang Singa (1)“.

Big male lionSinga memiliki sistem pencernaan yang cepat bekerja, yang memungkinkan mereka untuk ngarai diri mereka sendiri dan kemudian pergi sesaat setelah itu. Jika tersedia, mereka akan minum air setiap harinya. Tapi mereka bisa pergi 4-5 hari tanpa minum dengan mendapatkan kelembaban dari isi perut mangsanya.

Menghabiskan 16-20 jam per hari untuk tidur atau beristirahat, singa merupakan kucing besar yang pemalas.

Singa betina melahirkan 2-3 ekor bayi dalam setiap melahirkan. Biasanya beberapa betina melahirkan pada waktu yang sama. Anaknya kemudian diangkat bersama-sama, kadang-kadang menyusui secara komunal.

Rentan terhadap predator seperti hyena, macan tutul, dan serigala, anak singa memiliki tingkat kematian 60-70%. Mereka kadang-kadang diinjak-injak oleh hewan besar seperti kerbau. Selanjutnya, ketika kelompok lain dari singa jantan mengambil alih kelompok, mereka membunuh semua anaknya.

Anak singa yang betina tinggal bersama kelompok dengan bertambahnya usia mereka. Pada usia sekitar dua tahun, mereka menjadi pemburu. Sedangkan yang anak jantan dipaksa keluar dari kelompok pada usia tersebut.

Status konservasi

Singa tersebar di Afrika dan bagian-bagian dari Asia dan Eropa. Sekarang sekitar 20.000-30.000 singa hidup di sub-Sahara Afrika. Populasi kecil dari 200-260 ekor juga menghuni Hutan Gir India. Singa Afrika dianggap rentan kepunahan oleh IUCN Red List sementara populasi singa Asia pun dianggap terancam punah.

Singa terancam akan hilangnya habitat mereka. Mereka juga sering dibunuh oleh manusia dalam kepentingan ritual, berburu, untuk obat, dll. Selain itu, mereka rentan terhadap penyakit seperti distember yang dapat membuat mereka mati secara perlahan.

Penyebaran Singa

Penyebaran Singa

Sumber: Animal Fact Guide, Martibugs, Mongabay

Kata kunci pencarian:

Related Posts

No Responses

Add Comment