Ditemukan Dua Spesies Kupu-Kupu Baru di AS

Saat mengidentifikasi spesies kupu-kupu, peneliti menemukan dua spesies baru di Texas. Para peneliti mencoba memahami genetik kupu-kupu yang mereka pikir memiliki spesies yang sama dengan Carolina Satyr, yang telah ditemukan pada tahun 1973, tetapi mereka melihat sesuatu yang aneh pada spesies baru tersebut, meskipun kupu-kupu yang mereka teliti tampak sama dan memiliki pola terbang yang identik, tetapi DNA mereka berbeda.

Pada awalnya, para ilmuwan berpikir telah terjadi kesalahan, mereka kemudian menyadari bahwa mereka benar-benar telah mempelajari dua spesies yang berbeda dan baru, dan belum diidentifikasi sebelumnya.

Para peneliti menyebut spesies baru tersebut dengan nama Intricate Satyr.

Kedua spesies juga berbeda dalam ukuran dan warna alat kelamin mereka: Baik pria dan wanita Intricate satyr lebih gelap dan lebih kecil dibandingkan alat kelamin pada Carolina Satyr.

Penemuan Intricate Satyr mendorong peneliti untuk meneliti susunan DNA dan alat kelamin dari populasi Satyr di Texas selatan. Penelitian ini mengungkap satu lagi spesies baru kupu-kupu, yang para peneliti juluki South Texas Satyr.

Penemuan dua spesies kupu kupu

The South Texas Satyr ternyata erat kaitannya dengan Carolina Satyr. Walaupun Intricate Satyr adalah evolusi dari kedua South Texas Satyr dan Carolina Satyr. Dengan kata lain, garis keturunan dari Intricate Satyr menyimpang dari Carolina Satyr dan South Texas Satyr jutaan tahun yang lalu, jadi ada perbedaan genetik yang signifikan antara Intricate Satyr dan dua spesies lainnya.

Penemuan spesies kupu-kupu baru di Amerika Serikat bagian timur sangatlah jarang, karena daerah ini telah sepenuhnya dieksplorasi oleh para ilmuwan dan penggemar kupu-kupu, kata Nick Grishin, Profesor di University of Texas Southwestern.

Ini sudah biasa dalam hal menemukan spesies kupu-kupu baru di Amerika bagian Selatan, kata Grishin, karena populasi kupu-kupu di benua itu belum diperiksa secara menyeluruh. “Ada spesies sedikitnya delapan kali lebih banyak di Amerika bagian Selatan daripada di Amerika Serikat” katanya.

Penelitian dan pemberitahuan penemuan spesies baru telah diterbitkan 12 Februari dalam jurnal ZooKeys.

Sumber: Live Science

Related Posts

Add Comment